SELAMAT DATANG DI WEBSITE GPdI Jemaat "NafirI", BERBAGAI INFORMASI KEGIATAN GEREJA ADA DISINI

Selasa, 28 Maret 2023

Janji Tuhan Yang Menghidupkan

Untuk Kalangan Sendiri

Ringkasan Khotbah

Pdt. Herlia Tan S.Th


                                                   Janji Tuhan Yang Menghidupkan !

 

    Mazmur 119:50-52 (Ay.50) “Inilah penghiburanku dalam sengsaraku’ bahwa janji-Mu menghidupkan aku.”

   Setiap orang pasti pernah berjanji atau menerima janji. Pasangan suami isteri ada ada janji. Tetapi tidak sedikit orang melupakan janjinya, entah kepada keluarganya, orang lain atau kepada Tuhan.

Dalam Alkitab bicara sengsara digambarkan seperti seorang ibu yang akan melahirkan anaknya, begitu menderitanya. Disini Raja Daud mendapatkan peng hiburan di dalam sengsaranya karena ada Janji Tuhan yang menghidupkan, membuat dia kuat.

   Mazmur 105:8 “Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, Firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan.”

Janji Tuhan adalah janji yang murni, tidak pernah akan dilupakannya sampai seribu angkatan, luar biasa Allah yang kita sembah, sebab itu jangan ragukan janji-janji Tuhan asalkan kita sesuai dengn perintah-Nya.

Janji Tuhan adalah Firman. Langit dan bumi akan lenyap tetapi Firman Tuhan tetap untuk selamanya.

Maz.119:89 “Untuk selama-lamanya, ya Tuhan firman-Mu tetap teguh di sorga.”

Maz.119:93 “Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau mengidupkan aku.”

Mazmur 119:105 “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”


Firman Tuhan adalah pelita/ penerang di setiap langkah kita, tanpa Firman Tuhan kita berjalan dalam kegelapan, tidak tahu arah  akan membuat kita ke sasar/ tersesat. Berjalan di dalam terang Firman Tuhan akan membawa kita kepada satu tujuan yang pasti yaitu Kerajaan Sorga. Lakukanlah Firman Tuhan karena itu yang akan membawa kita kepada kehidupan kekal. Firman yang kita terima  kita lakukan dan Firman itu bertumbuh dan menghasilkan buah-buah kebenaran.


   Matius 13:23 “Yang ditaburkan ditanah yang baik ialah orang yang mendengar Firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”

Firman yang ditaruh ditanah yang baik akan menghasilkan buah. Tanah itu adalah hati kita. Bagaimana menerima & meresponi Firman Tuhan ? Tanah yang dipersiapkan dan disediakan untuk menerima benih sangat menentukan buah rohani. Tanah seperti apa yang kita miliki !!   Haleluya !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger,
Terima kasih.

Chat on Messenger