SELAMAT DATANG DI WEBSITE GPdI Jemaat "NafirI", BERBAGAI INFORMASI KEGIATAN GEREJA ADA DISINI

Selasa, 31 Mei 2011

Strategi Untuk Menang



Untuk Kalangan Sendiri                                                   
Ringkasan Khotbah
Pdt.Willy Weken S.Th


  Strategi Untuk Menang
Amsal 4:5-7
                                                   
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            
   Amsal 4:5  “Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku.”
   Mungkin kita sebagai pemimpin dalam perkerjaan, dalam rumah tangga.  Kalau kita tidak memperoleh hikmat dan peengertian kita tidak mampu.  Musa pun tidak akan mampu memimpin bangsa Israel dengan gelar-gelar yang diperolehnya. Musa hanya mampu karena memperoleh hikmat dan pengertian.
   Yakobus 1:5 Apabila diantara kamu ada yang kekurangan hikmat hendaklah ia memintanya kepada Allah.
   1 Raja 3: 4-9  Salomo memohon hikmat.
Rendah hati dan kesabaran harus menjadi bagian kita sebagai anak Tuhan.

 
Yakobus 3: 17 Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.
   Yakobus 3 :15  Itu  bukanlah  hikmat  yang  dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu manusia dari setan-setan.
     Amsal 3:16-17  “Umur panjang di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.”     Jalannya jalan sejahtera.
Mazmur 111:10  Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.
   1 Raja 3:6-8 Lalu Salomo berkata : “Engkaulah yang telah menunjukan kasih setia-Mu yang besar kepada  hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup dihadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau dan Engkau telah menjamin kepada kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di tahtanya seperti pada hari  ini.
Maka sekarang, ya Tuhan Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan  Daud, ayahku , sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.
Demikianlah hambaMu ini berasa di tengah-tengah umatku yang Kau pilih , suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.
   Hikmat dari Allah sangat indah tetapi hikmat dunia membawa kita kedalam kejatuhan dan kebinasaan.   Puji Tuhan !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger,
Terima kasih.

Chat on Messenger