SELAMAT DATANG DI WEBSITE GPdI Jemaat "NafirI", BERBAGAI INFORMASI KEGIATAN GEREJA ADA DISINI

Sabtu, 04 Juni 2011

Belajar memikirkan kehendak Tuhan


        Belajar memikirkan kehendak Tuhan

Matius 21:12-17 Yesus menyucikan Bait Allah. Peristiwa Yesus menyucikan Bait Allah ada 2x. Pertama dalam Yohanes 2 dan Matius 21. Dalam Pembacaan Firman Tuhan yang terdapat di dalam Matius 21:12-17 ada 4 hal yang harus kita perhatikan dalam perikop ini.
                1. Yesus menyucikan Bait Allah
                2. Yesus melakukan Mujizat
                3. Melihat adanya kontroversi
                4. Yesus meninggalkan mereka

1.Ayat 12-13. Yesus Mengusir semua orang yang berjual-beli di halaman Bait Allah, membalikkan meja penukar uang. Yesus sangat marah karena ada tertulis “RumahKu akan disebut rumah doa”. Orang-orang datang di Bait Allah bukannya datang untuk beribadah tetapi untuk berbisnis untuk mencari keuntungan, bukan untuk mendengarkan Firman Allah.
Halaman, lebih besar dari Ruang suci dan ruang maha suci. Demikian juga sekarang ini orang Kristen halaman jauh lebih banyak. Ibrani 6:1-8 Peringatan supaya jangan murtad, karena tidak mungkin diperbaharui sekali lagi.
1 Yohanes 5: 20-21 Waspadalah terhadap berhala.


Kenapa kita sudah menjadi anak Tuhan masih tetap di ingatkan waspada terhadap berhala. Berhala berarti kita datang untuk mencari kekayaan, uang, keuntungan, bisnis berhasil, dagangan lancar, pegang jimat supaya selamat dll. Jangan samakan datang kepada Tuhan seperti kepada Berhala. Datang kepada Tuhan harus menyembah !
Bukankah dalam Matius 6:31-32. Apa yang kami makan, apa yang kami minum dan kami pakai, bahwa semuanya itu dicari-cari oleh orang yang tidak mengenal Allah? Tetapi kita sebagai anak-anak Tuhan, Tuhan lebih tau setiap kebutuhan kita semua. Amin
2. Ayat 14. Datang orang Buta dan timpang dalam Bait Allah.
Mereka disembuhkanNya (Mujizat). Setelah Membersihkan Bait Allah terjasi mujizat. Pertama perbaiki dulu barulah mujizat terjadi.
Disembuhkan di dalam Bait Allah. Dia memberikan mujizat kalau kita naik tingkat.
3. Ayat 15-16. Adanya kontroversi.
Anak-anak berseru Hosana bagi anak Daud di Bait Allah.
Ahli-ahli Taurat jengkel karena keuntungan jual beli, bisnis mereka habis.
4. Ayat 17 Yesus meninggalkan mereka. Kalau Yesus meninggalkan kita, kita tidak bisa berbuat apa-apa, sebab itu kita jangan merasa lebih pintar dari Tuhan.
Contoh:
- Yohanes 7:3-4 Yesus memilih menyendiri dari pada disuruh untuk pamer menjadi tenar atau terkenal.
- Markus 8:31-32 Yesus berkata kepada Petrus : “Enyahlah iblis sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah melainkan apa yang dipikirkan manusia.
Maukah kita ditinggalkan Tuhan ? Tidak. Masuk Bait Allah dan belajar terjadi mujizat. Jangan sampai jadi orang kristen puluhan tahun tidak pernah ikut bidston, tidak memberi perpuluhan, tidak pernah ikut wadah pria, wadah wanita, wadah pemuda tidak mau naik kelas.
Wahyu 4:1 Yohanes di suruh: naiklah dan Aku akan menunjukan kepadamu. Haleluyah Berkat Tuhan menjadi bagian kita kalau kita mau naik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger,
Terima kasih.

Chat on Messenger