SELAMAT DATANG DI WEBSITE GPdI Jemaat "NafirI", BERBAGAI INFORMASI KEGIATAN GEREJA ADA DISINI

Senin, 01 Agustus 2011

HIDUP MENYENANGKAN HATI TUHAN

Untuk Kalangan Sendiri
Ringkasan Khotbah
Pdt.Willy Weken S.Th




                                               HIDUP MENYENANGKAN HATI TUHAN
                                                                 2 Tawarikh 25:1-28


Raja Amazia berumur 25 tahun pada saat dia menjadi raja. Masih sangat muda ia melakukan apa yang benar dimata Tuhan hanya tidak dengan segenap hati.
Seharusnya ia memfokuskan dirinya kepada Tuhan bukan untuk menyenangkan dirinya sendiri.
Pada waktu memipin ia awalnya membesar kan nama Tuhan, ia membangun Bait Allah, melakukan apa yang yang menyenangkan hati Allah tetapi seterusnya ia banyak pelanggaran yang tidak berkenan kepada Tuhan.
Ketika Amazia kembali setelah mengalahkan orang-orang Edom itu, Ia mendirikan para allah bani Seir yang dibawanya pulang, sebagai allahnya, ia sujud menyembah kepada allah-allah itu dan membakar korban untuk mereka. Maka bangkitlah murka Tuhan terha dap Amazia, Ia menyuruh seorang nabi kepada nya yang berkata: "Mengapa engkau mencari Allah sesuatu bangsa yang tidak dapat mele paskan bangsanya sendiri dari tanganmu?"

 
Perhatikan kehidupan kita, jangan sampai cinta mula-mula itu pudar/ hilang dari hidup kita.
Jangan diwaktu kita senang/ diberkati kita bisa memuliakan Tuhan tetapi pada waktu menghadapi tantangan/ masalah / problem mulai memberontak kepada Tuhan. Atau sebaliknya pada saat kita menghadapi masalah/ tantangan kita mencari Tuhan tetapi setelah kita menerima berkat kita lupa kepada yang Memberi Berkat Itu.
Amazia menyakitkan hati Tuhan, ia mengeraskan kepala dan menjadi sombong (ayat 19) "Pikirmu, engkau sudah mengalahkan Edom, sebab itu hatimu mengangkat-angkat dirimu untuk mendapat kehormatan. Sekarang, tinggal saja di rumah. Untuk apa engkau menantang malapetaka, sehingga engkau jatuh dan Yehuda bersama-sama engkau?"
Roh taat sudah hilang dari Amazia, roh dengar-dengaran sudah tidak ada dalam diri Amazia. Akhirnya ia mengalami malapetaka.
Amazia bin Yoas raja Yehuda, masih hidup lima belas tahun lamanya sesudah Yoas bin Yoahas, raja Israel, mati. Selebihnya dari riwayat Amazia dari awal sampai akhir, bukankah semua itu tertulis dalam Alkitab raja-raja Yehuda dan Israel. Sejak Amazia menjauhi Tuhan, orang mengadakan persepakatan melawan dia di Yerusalem, sebab itu larilah ia ke lakhis. Tetapi mereka menyuruh mengejar ke Lakhis, lalu dibunuhlah ia disana. Ia diangkut dengan kuda lalu dikuburkan disamping nenek moyangnya di kota Daud.
Langkah pertama tidak menentukan kita berhasil, langkah terakhir yang akan membawa kita melihat berkat-berkat Tuhan.
Kerjakan terus kesetiaan dan ketaatan kita kepada Allah dengan melakukan Firman-NYa. Maka janji – janji Allah pasti menjadi bagian kita. Haleluya ! !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger,
Terima kasih.

Chat on Messenger